Palu – Klaim keamanan fasilitas tailing milik PT Citra Palu Minerals (CPM) kembali menuai sorotan. Aliansi Strategis Pemantau Kebijakan Publik (ASPEK) menilai pernyataan perusahaan terkait pengelolaan limbah tambang tersebut belum cukup menjawab kekhawatiran publik.

Koordinator ASPEK, Yusuf Dumo, kepada sejumlah awak media di Palu, Minggu (19/7) menegaskan bahwa klaim “aman” yang disampaikan perusahaan tidak boleh berhenti pada pernyataan sepihak tanpa didukung keterbukaan data teknis kepada masyarakat.

“Publik berhak tahu. Jangan sampai istilah ‘aman’ hanya menjadi narasi yang menenangkan, tapi tidak bisa diuji secara ilmiah dan terbuka,” tegasnya.

Menurut ASPEK, hingga saat ini belum terlihat adanya publikasi menyeluruh terkait hasil kajian teknis maupun audit independen yang dapat diakses masyarakat luas. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional tambang.

Lebih jauh, ASPEK mengingatkan bahwa tailing bukan sekadar limbah biasa. Material sisa pengolahan tambang tersebut berpotensi mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan standar ketat dan pengawasan berlapis.

“Risiko pencemaran air, tanah, hingga potensi kegagalan fasilitas harus menjadi perhatian serius. Ini bukan hanya soal teknis, tapi menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Yusuf.

Selain aspek lingkungan, ASPEK juga menyoroti dampak sosial yang mungkin timbul. Minimnya pelibatan masyarakat dalam proses pengawasan dinilai memperbesar jarak antara perusahaan dan warga sekitar, sekaligus memicu kekhawatiran yang terus berkembang.

Sebagai bentuk sikap, ASPEK mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk mengambil langkah konkret, di antaranya melakukan audit lingkungan secara independen, membuka akses terhadap dokumen teknis, serta memastikan adanya mekanisme pengawasan yang melibatkan publik.

“Pengelolaan sumber daya alam harus mengedepankan prinsip kehati-hatian. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar di kemudian hari,” tutupnya.

By admin